nDerek Langkung

  • Yang mampir

    • 2,215 saudara
  • Kalender

    May 2012
    M T W T F S S
    « Apr    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  

  • My blog is worth $1,500.08.
    How much is your blog worth?

Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Sekolah di mana yaa…sekarang atau nanti..

Posted by wongcilik on January 24, 2008

Bulan ini si Kecil sudah berusia 2,5 tahun. Mulai bingung ni..sebaiknya sudah diperkenalkan ke sekolah belum ya..penginnya sih yang fun dulu saja, biarlah di bermain sambil belajar, masuk yo masih sak karepe dhewe..biar tidak cepat bosan..lha paling nda orang menghabiskan 20 tahun hidupnya untuk belajar, supaya dikatakan ‘berpendidikan’.

Oalah…nak…mugo-mugo bapak ibumu ora bingung hingga tercapai cita-citamu…

Posted in Anak, Pendidikan | Tagged: , | 2 Comments »

Proklamatorku Gubernurku…

Posted by wongcilik on December 10, 2007

Aneh ya judulnya..? Aku sendiri bingung ni, sudah 6 bulan nda ngeblog…

Ceritanya gini, Minggu (9/12) kemarin main ke rumah Mbak Tutor, teman kuliah dulu. Dia mo nitip sesuatu untuk teman di seberang lautan. Nda banyak, cuma satu amplop.
Nah, saat ngobrol-ngobrol dia cerita mengenai anak didiknya.

Obrolan dan ceritanya

Posted in Pendidikan | 2 Comments »

Rektor Baru UGM… Gimana?

Posted by wongcilik on May 16, 2007

Jam 12:14:44 dapat SMS dari teman kalo hasil pemilihan rektor UGM oleh MWA hasilnya:
1. Prof. Sudjarwadi: 20 suara
2. Prof. Sofian Effendi : 10 suara
3. Prof. Hardiyanto : 0 suara
semua suara termasuk jatah suara Mendiknas..

Berarti UGM punya rektor baru nih…

Selamat kepada rektor terpilih, kita tunggu sumbangannya untuk mengembangkan ‘universitas ndeso’…

Posted in Pendidikan | 1 Comment »

I(nstitut) P(reman) D(alam) N(geri)?

Posted by wongcilik on April 16, 2007

Sudah agak basi sih, tapi sah aja kan uneg2?

Setelah tiga tahun sepi berita, kembali sekolah ‘pencetak pemimpin bangsa’ menjadi sorotan gara-gara ada praja (siswa) yang tewas akibat katanya aniaya dari seniornya.

Menigikuti beritanya di media massa cetak maupun elektronik, isteri saya sampai gemes, apalagi ada fakta-fakta lain yang terungkap. Dari sebenarnya ada sekian korban yang sudah tewas, sekian melarikan diri, sampai penyuntikan formalin ke jenazah praja untuk menutupi jejak.

Sebenarnya ke arah mana tujuan negeri ini? Apakah negeri ini akan dibuat ngeri oleh praktek-praktek premanisme?

Kata kakak teman saya, IPDN maunya meniru disiplin militernya AKMIL, tapi berhubung yang nglakoni sipil, maka mereka tidak tahu (atau tidak mau tahu) batasan-batasan. Dan lagi karena mereka di asrama, sehingga rentan terjadi konflik.. Lha wong ketemunya itu-ituuu terus.. Kalo baru sebel, ketemu lagi pasti tambah sebel to?

Sekarang terserah SBY (pemerintah) mo gimana. Langkah awalnya lumayan..
Pertanyaannya, setelah satahun vakum adakah yang mau mendaftar? Mungkin karena iming-iming ikatan dinas? Time will tell… jangan sampai deh jadi Institut Preman Dalam Ngeri, tapi Institut Pengayom Dalam Negeri :-D

Posted in Pendidikan | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.